MY LOTUS
Minggu, 13 Oktober 2013
Tuhan berikan aku satu kali lagi kesempatan..........................
Jika saja mereka yang diberi kesempatan oleh Alloh menyadari
betapa beruntungnya menjadi mereka, terpilih menjadi tangan kanan Tuhan,
terpilih menjadi malaikat berjas putih dan berhati selembut salju. Namun aku
belum menemukan sorot mata yang benar-benar mengabarkan padaku betapa besarnya
passion mereka, betapa besarnya cinta mereka terhadap pasien-pasien disana. Tuhan..
aku memang belum bisa memeluk mimpiku untuk menjadi alasan pasien-pasien
tersenyum bahagia karena aku ada disisinya untuk menguatkan hati dan jiwanya
tapi izinkan aku merasakan bahwa merekalah orang yang pantas engkau pilih.
Seandainya nilai kemanusiaan itu masih ada dan bersemayam,
tidak mungkin muncul sekat antara fakultas yang satu itu dengan fakultas
lainnya. Bukan karena keirianku melihat mereka Tuhan, aku hanya menggunakan
hatiku untuk merasakannya. Berada disisi mereka bagaikan berada disisi batu es
yang dingin dan tak bergerak, mayoritas mereka tenggelam dalam dunia mereka
masing-masing, melupakan bahwa mereka ada bersama kami, berinteraksi membentuk
keluarga besar dan merangkul semua impian bersama demi Indonesia sehat.
Tuhan , mungkin sekarang aku sudah menjelma menjadi manusia
tanpa hati yang berpura-pura mencintai, tapi aku memang tidak bisa membohongi
hatiku sendiri yang masih mencintai mimpiku di fakultas itu, aku sudah berusaha
menghapus semuanya dan berusaha memulai mimpi baruku di fakultas lain namun
usahaku sia-sia, sepenuhnya hatiku masih mencintai mimpi pertamaku tuhan.
Ampuni jika aku adalah hamba-Mu yang selalu bertanya Mengapa,
ampun jika aku belum mampu ikhlas seutuhnya. Tuhan.. beri aku satu kesempatan
lagi... izinkan aku berada di tengah-tengah mereka mengubah tabiat buruk mereka
mengubah paradigma mereka, mengubah mereka menjadi malaikat berjas putih
seutuhnya..
Tuhan.. izinkanlah... walau hanya satu kali lagi dalam
hidupku mencobanya lagi. Antarkan aku untuk menemui mimpiku yang sebenarnya....
Hanya untuk pasien-pasienku... yang mungkin sekarang sedang
menangisi ketidakberdayaan mereka...
Langganan:
Postingan (Atom)

