Teknologi bukan sekedar alat mutakhir yang diciptakan, bukan juga sebagai alat yang tercipta begitu saja dengan sendirinya, teknologi tidak akan hadir jika kita juga tidak bersedia hadir, jika kita tidak berusaha menyukainya, memahaminya, meresapinya. Teknologi bukan sekedar rangkaian program-program mutakhir, bukan sekedar eksperimen jitu, bukan sekedar kecanggihan maya yang tidak dapat ditelusuri, bukan juga sekedar hal yang dibutuhkan, teknologi bukan hanya kita menekan tombol-tombol di keyboard, memfokuskan kedua mata kepada layar dingin yang hanya bereaksi jika kita bereaksi, karena jika itu yang kita rasakan maka yang ada hanya rasa jenuh dan lelah. Teknologi itu menarik karena kita menyikapinya dengan semangat, karena kita menyambutnya dengan penasaran, menemaninya dengan rasa keingintahuan, memahaminya dengan keikhlasan.
Ketika kita berusaha menyelesaikannya, ketika kita berontak dan muak karena kegagalan, ketika kita menekan semua tombol yang ada karena kesal, ketika kita berpikir untuk mengabaikannya, meninggalkannya, melupakannya, menganggapnya tidak ada, menyudahi percobaan kita, ketika kegagalan itu datang berulang kali, ketika logika tidak berjalan, ketika yang tersisa hanya rasa penasaran itu sendiri, rasa penasaran yang bertarung dengan pesimis, ketika semangat itu luntur, ketika tiba-tiba keberhasilan itu hadir memecah semuanya, menunjukkan dirinya, membuktikan semuanya, memberi damai pada rasa penasaran yang menggebu, kepada rasa pesimis yang kini mengalah, dengan teriakan “ yeeeeaaay aku berhasil! Yuhuuuu aku bisaaaa, aku bisaaaa, aku berhasiiiil, akuuuu mampu, aku ga gagal lagiii! ” sesaat itu juga, rasa bangga mendesir bagai ditiupkan memasuki ruang hati kita, rasa percaya diri, kepuasan yang tidak dapat diungkapkan, binar mata yang tak percaya, sensasi abstrak yang tidak dapat kita uraikan bahkan pada diri sendiri. Aku mengerti sekarang, semua itu, sensasi itu, sensasi dari semua kerja keras, mencoba, dan penasaran yang luar biasa, kegagalan, keberhasilan, rasa bangga, rasa puas, rasa ingin untuk mencobanya lagi dan lagi, rasa suka yang mulai hadir di hati para panggemarnya, yang membawanya lagi dan lagi untuk menjadi bisa dan berhasil dengan eksperimen softwarenya, ekspresi yang muncul, imajinasi yang tergambar abstrak, semua itulah warnanya, warna yang ada ketika teknologi itu hadir, warna yang mampu menarik minat banyak orang. Teknologi menantang minat dan semangatmu, maka penuhilah tantangan itu dengan warna kita masing-masing dengan cara dan jalan kita masing-masing. Jika dunia memerintahmu untuk menguasainya dengan obsesi, maka kuasailah dengan hati. Karena jika hanya sekedar obsesi, rasa panasaran itu akan hilang direnggut rasa pesimis ketika obsesi itu tidak menjadi kenyataan.
Never Say Never
Tidak ada komentar:
Posting Komentar