MY LOTUS

MY LOTUS

Minggu, 19 Juni 2011

Izinkan Kubawakan Rembulan Untukmu Teman


Izinkan Kubawakan Rembulan Untukmu Teman


Malam sepi, sunyi tak bertuan
Kota ini bagai kota yang terlelap dalam kantuknya
Terjerat dengan rutinitas yang tak beri ruang bernafas lega
Teruntai bagai bunga rampai kewajiban

Langit tetap tak peduli akan keadaan dibawahnya
Tak bergeming, hanya hanyut dalam rangkaian kegelapan
Bumi yang semakin tua ini juga seakan tak memikirkan tingkah sang langit
Langit memang atap dunia tapi bumi adalah pijakan

Kala kesunyian yang semakin menggelayuti damai hatiku
Kala kegelapan telah menelan sinar ketenangan
Kedua mata ini seakan terarah pada pemandangan langit sana
Sungguh , indah penuh sejuta pesona

Ketika ku menyerah pada kegelapan sang dewa malam
Saat itulah rembulan menerangi pandanganku
Menepis gundah yang menguasai hatiku
Mengubah kegelapan menjadi terang benderang

Kilauan bintang memperindah hamparan cipta-Nya
Sang rembulan tetap anggun ditengah hitamnya langit
Perlahan putihnya hilang
Menyisakan bias  di ruang hatiku

Khayalku melayang …………
Dapatkah ku menggenggam sebuah bulatan bercahaya itu
Dialah rembulan sang dewi malam
Menerangi tidur setiap insan

Jika ku bisa memohon pada-Nya
Dan jika ku mendapatkan kesempatan itu
Aku mohon padamu, izinkan aku membawakan  rembulan untukmu teman
Agar kau selalu mengingatku meski waktu tak beri ruang kita tuk jumpa

Ku ingin, biasan kenanganku denganmu kau simpan dalam ruang hatimu
Bagai biasnya rembulan, putihnya hilang tapi menyisakan bias indah di hati
Izinkan aku membawakan rembulan untukmu
Melalui rembulan ku ingin kau tahu, betapa ku bahagia berteman denganmu


                                                               
                                                                                        Karya : Zenitha Meida Sari

                                     

                                     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar